Pilu


pict by pexels.com

Lihatlah!
Masih adakah jiwa penentang murka?
Yang tulus hatinya sebening cuka
Yang mendakwa pilu akibat ulah mereka
Yang tercecer kini adalah duka

Lihatlah!
Kabar kebengisan para kadal
Menjadi asupan rutin negeri ini…
Yang katanya surga tapi begini…
Negri yang berisi si otak mini…

Iba…ohhh..iba..
Mendengar hawa jadi santapan birahi
Anak kecil yang masih lugu nan polos,
Sudah terpedaya kejinya pembiadab 

Satu dua berita tak lagi cukup
Akses keadilan terasa tertutup
Penegak hukum ikut-ikutan gugup
Rasa kemanusiaan seolah meredup

Media gencar meraung, mengaung, mem-beo sana sini
Peluang emas mendapat perhatian publik
Tapi tak sadar aungan mereka hanyalah wacana
Yang semakin tersebar semakin menyayat hati

Nasib ohh…nasib…
Hidup dijaman hukum tak lagi kuasa
Tapi nafsulah yang berkuasa
Yang banyak uang jadi perkasa

Fitri Wulandari - 19:23


Comments

Popular posts from this blog

Memasak Bukan Soal Memasak

Perempuan dengan Mata Musim Hujan

Sendiri Bukan Berarti Bebas (Opini#1)