Aku Hidup!
Aku
tenang dalam malam tapi aku juga kehilangan arah dalam sepi.
Mereka
begitu hangat, tapi mengapa hanya aku yang begitu tersiksa?
Oh benar,
baru kali ini aku hidup
Baru
kali ini aku melihat manusia-manusia itu begitu membenci
Parahnya,
mereka dengan tepat menancapkan busur tajam tepat pada titik kepercayaanku
Lantas
siapa yang harus aku percaya sekarang?
Oh..Tuhan!
Aku benar-benar hidup sekarang!
Selama
ini aku hanya hidup dalam kungkungan fantasi dan diksi palsu
Selama
ini aku hanya hidup dalam celah kata dalam kalimat
Aku
terlalu lama berkotemplasi dengan aksara
Sampai-sampai
lupa kalau aku juga punya suara
Oh..Tuhan!
Bagaimana caranya menjadi manusia hidup?
Haruskah
ku mengulang kembali belajar mengeja
Atau
mengulang kembali belajar penjumlahan?
Terlalu
payah, aku saja baru sadar kalau aku benar-benar hidup!
Comments
Post a Comment