Kepada
Kepada petang yang riang menyambut gelita,
ku sampaikan dengan lantang nyanyian derita
menggigit detik lamat-lamat
beku dalam dingin teramat
Kepada tubuh
seorang perempuan,
ku ceritakan dengan lugas dongeng muram
tokohnya kuyub dihujani banyak pertanyaan
tentang eksistensi, pengakuan, dan penyesalan
Kepada jiwa yang
senantiasa menyepi,
ku kabarkan dengan vokal cercaan yang menghujam
agar semakin keras bunyi dengungan sambatan
mengapa begini mengapa begitu
Aku menyampaikan
resah;
secara terbuka
mewakili kita
kepada kita
untuk kita
dalam penuh suka cita
Bekasi, 21 Mei 2023
Fitri Wulandari
Comments
Post a Comment