Kemungkinan

 //

ada banyak..
kemungkinan-kemungkinan yang mungkin.


manusia membangunnya
satu per satu di kepala,
seolah hidup dapat diselamatkan
hanya dengan bersiap atas segala kemungkinan.


padahal apabila diurai,
kemungkinan tidak pernah benar-benar selesai.
ia bercabang dari takut,
tumbuh dari cemas,
lalu menjelma labirin
yang tidak sampai ke mana pun.


sampai akhirnya tiba
pada penerimaan paling sunyi:
bahwa apa yang telah menjadi kehendak,
tidak pernah tertukar kehendaknya.


dan barangkali,
tenang bukan datang dari kepastian
bahwa semuanya akan baik-baik saja,
melainkan karena di tengah 
kepastian-ketidakpastian,
selalu ada kemungkinan.

//

Comments

Popular posts from this blog

Memasak Bukan Soal Memasak

Perempuan dengan Mata Musim Hujan

Sendiri Bukan Berarti Bebas (Opini#1)